Caleg DPRD Provinsi Dodo Arman Gelar Sayembara Laporkan Politik Uang

By Ariel 27 Mar 2019, 16:44:55 WIB Politik
Caleg DPRD Provinsi Dodo Arman Gelar Sayembara Laporkan Politik Uang

Keterangan Gambar : Caleg DPRD Provinsi Sumsel, Dodo Arman Menunjukan Satu Unit Sepeda Motor Untuk Sayamebara Bagi Warga Yang Berani Melaporkan Money Politik Jelang Pileg 2019


LAHAT, Online Kite - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sumsel Dapil 7, yakni meliputi wilayah Lahat, Pagaralam, Empat Nomor urut 6 dari Partai Bulan Bintang (PBB), Dodo Arman membuka sayembara bagi warga Provinsi Sumsel Dapil 7. Dimana Dodo Arman akan menghadiahkan satu unit sepeda motor bagi warga yang berani melaporkan praktek money politic (politik uang).

Hal inilah yang disampaikan langsung oleh Dodo Arman disela - sela konfrensi pers dengan media, Rabu (27/3/2019).

"Warga yang berani melaporkan politik uang terutama di wilayah Sumsel Dapil 7, saya akan menghadiahkan satu unit sepeda motor," kata Dodo Arman.

Ditegaskan Dodo, dirinya membuat sayembara tersebut bertujuan agar pelaksanaan Pileg terutama Pileg DPRD Provinsi Sumsel bisa bersih dari politik uang dan jujur.

"Saat ini saya sebagai Caleg DPRD Provinsi Sumsel Dapil 7 dengan nomor urut 6 dari Partai Bulan Bintang (PBB) sangat mengkritisi banyaknya money politic jelang Pileg 2019 ini. Bahkan pihak Bawaslu dan KPU pun belum ada geregetnya sampai saat ini," ucap pria keturunan Minang ini.

Menurut Dodo, sayembara itu sengaja dibikin, sebab indikasi adanya politik uang dikhawatirkan sangat kental dalam Pileg 2019 terutama di basis Dapil 7 Sumsel. Karena itu, dia berharap dengan dengan cara itu memberi semangat bagi warga di Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang  giat mengawasi proses Pileg 2019, supaya terbebas dari politik uang.

Untuk bisa mendapatkan hadiah ini, lanjutnya lagi, pelapor harus melampirkan bukti kuat. Yakni berupa rekaman video, serta bukti-bukti lainnya. Selain itu, pelapor harus menghadirkan saksi menyaksikan politik uang itu. Sebab menurut dia, hal ini buat memudahkan saat ingin diteruskan ke lembaga pengawas.

"Siapa saja yang mengetahui adanya politik uang, diminta menangkap pelaku dan menyerahkannya ke polisi dan Panwaslu. Mereka yang bisa menangkap kita kasih imbalan motor tersebut," lanjutnya.

Untuk pelaksanaan sayembara, katanya lagi sudah dilaksanakan dan berakhir sampai selesai pencoblosan. (Gbr)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment