SMA Negeri Unggul 4 Lahat Raih Predikat Sekolah Sadar Hukum

By Ariel 06 Nov 2019, 15:33:28 WIB Pendidikan
SMA Negeri Unggul 4 Lahat Raih Predikat Sekolah Sadar Hukum

Keterangan Gambar : Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Sumsel Berpose Bersama dengan Pihak Perwakilan SMA Negeri Unggul 4 Lahat disela sela penyerahan Sertifikat dan SK Sekolah Sadar Hukum


LAHAT,onlinekite.id - SMA Negeri Unggul 4 Kabupaten Lahat meraih Sertifikat dan SK sekolah sadar hukum dari Kantor Wilayah Kemenkuham Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sertifikat itu diserahkan langsung oleh Kepala Kemenkumham Provinsi Sumsel, Ajib Supratman, pada Tanggal 30 Oktober 2019 di Lapas Kelas 1 Kota Palembang.

Dijelaskan Ajib Supratman, diberinya Sertifikat dan SK Sekolah Sadar Hukum ini dikarenakan beberapa pertimbangan, seperti sekolah bebas dari narkotika dan obat-obat terlarang, tidak ada tawuran antar pelajar, tidak ada pungutan liar serta tidak ada bullying.

Selain itu lanjut Ajib, siswa SMA Negeri Unggul 4 Lahat juga taat terhadap lalu lintas, tingginya kesadaran terhadap kebersihan dan pelestarian lingkungan dan tidak adanya budaya menyontek.

"SMA Negeri Unggul 4 Lahat memang layak menerima sertifikat dan SK sekolah dasar hukum, karena memang masuk dalam kriterianya," jelas Ajib.

Kepala SMA Mandiri Negeri 4 Lahat, Baslini MPd disampaikan Wakahumas, Rahmad Alamsyah SPd membenarkan, bahwa sekolahnya menerima sertifikat sebagai sekolah sadar hukum tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu, ada perwakilan dari Kemenhum dan HAM Provinsi Sumsel datang ke sekolah dan memberikan paparan dan dinilai,” jelasnya.

Pastinya, sambung dia, pemberian sertifikat ini bukanlah sembarangan, sebab, selain SMA Mandiri Negeri 4 Lahat, ada beberapa sekolah lain maupun institusi lainnya.

“Suatu kehormatan sangat berharga sekali, sudah barang tentu pihak sekolah akan menerapkannya kepada para siswa,” ucap Rahmad.

Rahmad mengharapkan, dengan demikian sebagai Warga Negara Indonesia, maupun di lingkungan sekolah supaya taat hukum yang berlaku.

“Jangan sampai melanggar ketentuan atau hukum berlaku di Indonesia, sehingga mampu memberikan panutan kepada siapapun, untuk mematuhi aturan tanpa terkecuali,” bebernya. (arl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment