Petani di Pendopo Tewas Diseruduk Babi Hutan

By Ariel 18 Nov 2019, 18:48:07 WIB Kriminal
Petani di Pendopo Tewas Diseruduk Babi Hutan

Keterangan Gambar : Kondisi jasad korban saat dibawa warga setempat


EMPAT LAWANG,onlinekite. id - Serangan hewan liar kembali terjadi di Sumatera Selatan. Kali ini dialami Ali Nurdin (53 tahun), seorang petani di Kabupaten Empat Lawang, tewas setelah diseruduk babi hutan saat berada di kebun sawit.

Informasi yang dihimpun, peritiwa itu terjadi Minggu (17/11/2019), sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban yang tercatat sebagai warga Kecamatan Pendopo, bersama istrinya, Rohana (50 tahun) tengah bekerja untuk memanen sawit di kebun milik Lukman yang berada di Padang Surau, Pendopo.

Kemudian, saat tengah memanen kawanan babi hutan mendekati korban, sementara pada saat itu istrinya sedang mengantarkan buah sawit yang sudah dipanen ke tempat pengepulan di atas bukit. Tak lama, Rohana mendengar teriakan minta tolong dari suaminya.

Lalu, saat Ronaha tiba di tempat suaminya itu, ternyata korban sedang diseruduk kawanan babi hutan, kondisinya pun sudah tak berdaya. Melihat itu, Rohana mencoba untuk menolong suaminya dan mengusir kawanan babi hutan tersebut dengan menggunakan dodos.

Akan tetapi, tindakan itu justru membuat kawanan babi hutan berbalik arah dan mengejar Rohana. Sadar akan ancaman bahaya, Rohana kemudian berlari untuk mencari pertolongan.

Kepala Kepolisian Sektor Pendopo, Polres Empat Lawang, Iptu Heriyanto, membenarkan peristiwa penyerangan kawanan babi hutan terhadap seorang petani tersebut. Menurutnya, setelah istri korban berhasil mencari pertolongan dan kembali ke lokasi, korban sudah terkapar dengan kondisi penuh luka.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka robek disekujur tubuhnya," kayanya, Senin (18/11/2019)

Kemudian, petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Pendopo, Empat Lawang, guna menjalani visum.

"Atas peristiwa ini kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat tengah beraktivitas di kebun," katanya.(Den)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment